 |
 | No. |  |  | Sistem Bunga |  |  |  | Sistem Bagi Hasil |  |  |
 |  |  |
| 1. |  | Penentuan suku bunga dibuat pada waktu akad dengan pedoman harus selalu untung untuk pihak Bank |  |  | Penentuan besarnya resiko bagi hasil dibuat pada waktu akad dengan berpedoman pada kemungkinan untung dan rugi. |  |
| 2. |  | Besarnya prosentase berdasarkan pada jumlah uang (modal) yang dipinjamkan |  |  | Besarnya nisbah (rasio) bagi hasil berdasarkan pada jumlah keuntungan yang diperoleh |  |
| 3. |  | Tidak tergantung kepada kinerja usaha. Jumlah pembayaran bunga tidak mengikat meskipun jumlah keuntungan berlipat ganda saat keadaan ekonomi sedang baik |  |  | Tergantung kepada kinerja usaha. Jumlah pembagian bagi hasil meningkat sesuai dengan peningkatan jumlah pendapatan |  |
| 4. |  | Eksistensi bunga diragukan kehalalannya oleh semua agama termasuk agama Islam |  |  | Tidak ada agama yang meragukan keabsahan bagi hasil |  |
| 5. |  | Pembayaran bunga tetap seperti yang dijanjikan tanpa pertimbangan proyek yang dijalankan oleh pihak nasabah untung atau rugi |  |  | Bagi hasil tergantung kepada keuntungan proyek yang dijalankan. Jika proyek itu tidak mendapatkan keuntungan maka kerugian akan ditanggung bersama oleh kedua belah pihak |  |
 |
No comments:
Post a Comment